<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="861">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. K DENGAN DIAGNOSIS MEDIS TETANUS DI RUANG FLAMBOYAN RSUD Dr. SOEROTO NGAWI DENGAN LAYANAN HOME CARE]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TARANINDA INFARIZKI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Akper Pemkab Ngawi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Studi D III Keperawatan]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2026]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[continuing]]></issuance>
<frequency><![CDATA[Annualy]]></frequency>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Tetanus merupakan patologi infeksi akut yang mengancam jiwa akibat pelepasan neurotoksin oleh bakteri Clostridium tetani. Manajemen asuhan keperawatan yang bersifat holistik, termasuk integrasi layanan home care, memegang peranan krusial dalam meminimalkan risiko komplikasi fatal dan memulihkan tingkat kemandirian fungsional pasien. Tujuan: Menguraikan implementasi asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosis medis tetanus di Ruang Flamboyan RSUD Dr. Soeroto Ngawi yang dilanjutkan melalui pelayanan home care. Metode: Studi kasus deskriptif ini menerapkan pendekatan asuhan keperawatan komprehensif pada Tn. K (65 tahun). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi klinis, pemeriksaan fisik *head-to-toe, dan penelaahan dokumentasi medis selama tiga hari rawat inap serta satu sesi kunjungan rumah. Hasil: Fase pengkajian mengidentifikasi adanya manifestasi kaku otot menyeluruh, trismus (kemampuan membuka mulut terbatas sebesar 2 jari), serta retensi sputum pada saluran pernapasan. Diagnosa keperawatan yang dirumuskan meliputi bersihan jalan napas tidak efektif, hambatan mobilitas fisik, defisit pengetahuan, dan risiko cedera. Pasca intervensi selama 3x24 jam di rumah sakit, masalah bersihan jalan napas, mobilitas fisik, dan risiko cedera berhasil diatasi. Defisit pengetahuan teratasi seutuhnya setelah pemberian edukasi manajemen luka mandiri saat kunjungan home care. Kesimpulan: Keterlibatan aktif pihak keluarga dan pendekatan edukasi terstruktur menjadi determinan utama dalam keberhasilan keberlanjutan asuhan pasien pasca rawat inap di rumah.

Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Tetanus, Home Care, Manajemen Luka.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TETANUS]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[616]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20260619]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[AKADEMI KEPERAWATAN PEMKAB NGAWI Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[616 INF A]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[23939]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan Akper Ngawi]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[616 INF A]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[861]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-15 08:50:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-09-15 08:50:38]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>